Membayangkan kelanjutan Piala Dunia tanpa Argentina, terutama Lionel Messi, mungkin dianggap sebagian orang-orang sebagai suatu kekurangan. Kalimat klasiknya, bak sayur tanpa garam. Tapi di segi lain, apabila itu terjadi, dapat menimbulkan keindahan tersendiri bukan? Apalagi apabila itu ditanya pada bintang Nigeria, Ahmed Musa.
Bahkan, bagi pahlawan Nigeria yg memborong gol ke gawang Islandia itu, menyingkirkan Messi semacam mimpi yg segera tercapai. Dengan kata lain, dirinya telah menyiapkan koper untuk Messi pulang ke Argentina.
Bukan sembarang cakap, Musa punya bekal untuk itu. Setidaknya, pemain Leichester City ini sempat head to head melawan ‘si kutu’. Tidak hanya satu kali, tapi dua kali. Dan dua kali pertemuan mereka, Musa dapat mencetak dua gol!
Kali pertama Musa membobol tim yg dibela Messi merupakan ketika negaranya melawan Argentina pada Piala Dunia 2014 di Brasil. Saat itu, semacam dikatakan tadi, Musa mencetak dua gol. Dua gol yg menarik mengingat Nigeria tidak sanggup mencetak gol lain di laga itu. Masalahnya, ketika itu Messi juga mencetak gol dengan jumlah yg sama dengan Musa. Plus, satu gol dari Marcus Rojo. Argentina menang dengan skor 3-2.
Namun, kekalahan itu bukanlah kenangan pahit bagi Musa. Kini dengan status rawan yg disandang Argentina serta pastinya Messi, dirinya terus percaya diri. "Saya rasa mencetak gol melawan Argentina tidak susah bagi saya,” begitu katanya di liputan6.com (23/06/2018).
Pun Musa tidak lupa ketika dirinya membela klubnya, Leichester City serta bersua dengan tim yg dibela Messi, Barcelona. Tepatnya, pada 8 April 2016. Lagi-lagi tim Musa kalah. Skornya 4-2 bagi Barcelona. Namun, Musa masih mencetak dua gol. Sementara Messi nihil gol.
Dengan modal itu, Musa yg ketika ini tercatat sebagai topskor sepanjang sejarah Nigeria di kancah Piala Dunia itu bersiap ingin membikin sejarah baru. Pun setidaknya, pemain Afrika pertama yg membukukan dua gol di Piala Dunia semenjak Roger Milla (Kamerun) pada 1990, ini juga ingin dieluk-elukan layaknya pemain Afrika lainnya, Mohamed Salah yg telah pulang sangkar duluan bukan?
Pertanyaannya, mungkinkah itu?
Jika saja Argentina tidak segera bangkit serta mau memanfaatkan kesempatan yg ada, dapat saja terjadi bukan? Masalahnya, kekalahan telak 0-3 dari Kroasia serta terdampar di klasemen sementara, pasti dapat membangkitkan semangat Argentina. Apalagi, sang pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, telah menyadari kesalahan serta mau bertanggung jawab. Artinya, ada suatu kesadaran dari pelatih plontos itu untuk segera merubah timnya semacam sedia kala. Maksudnya, semacam yg diinginkan orang-orang banyak.
Khusus Messi. Sampaoli menyadari kalau megabintangnya itu seakan tidak sanggup dirinya manfaatkan. "Pada kenyataannya, skuat Argentina terkesan menutupi kehebatan Messi. Tim ini tidak menyatu semacam yg seharusnya. Sebagai pelatih, saya mengakui faktor tersebut. Saya merasa tersakiti dengan fakta tersebut sebagai seorang pelatih," begitu katanya di bola.com (22/06/2018).
Klik Next Untuk Membaca..
Inilah Pemain Yang Membantu Menyiapkan Koper Untuk Messi Jika Gagal Di Piala Dunia
4/
5
Oleh
ad